jurnalis

Wow Tulisan ‘Uang Panai’ Dibaca Ribuan Pembaca

Wow Tulisan ‘Uang Panai’ Dibaca Ribuan Pembaca

Pengunjung tulisan "UANG PANAI" di blog saya www.nurterbit.com sudah dibaca oleh ribuan pembaca, sejak tulisan tersebut diposting. Wow sebuah prestasi untuk ukuran seperti saya yang blogger "pemula". Gak nyangka, awalnya hanya iseng-iseng menulis artikel di blog keroyokan BlogDetik mengenai fenomena UANG PANAI di Makassar, eh ternyata menarik banyak pengunjung yang mampir membaca artikel tersebut. Subhanallah...ada 20 komentar dengan jumlah pengunjung (viewer) lebih dari 1.300-an. Sesuatu yang bagi saya cukup fantastis sebagai blogger -- penulis blog --yang masih pemula hehehe...????. Itu saya ketahui ketika seorang teman blogger Liswanti Pertiwi sedang mencari blog, diprioritaskan blog yang 1 artikelnya dikunjungi lebih dari 1000…
Read More
Pengalaman 34 Tahun Sebagai Wartawan Harian Terbit

Pengalaman 34 Tahun Sebagai Wartawan Harian Terbit

Harian Terbit adalah salah satu surat kabar sore yang terbit 7 kali seminggu sore hari di Ibukota Jakarta. Koran ini masih satu grup dengan Harian Pos Kota, saham terbesar dipegang Harmoko, mantan Menteri Penerangan dan Ketua MPR zaman Soeharto. Koran Harian Terbit sebelumnya bernama Pos Sore. Namun dibredel (diberangus) di era pemerintahan Orde Baru. Kemudian beredar kembali dengan nama "Harian Terbit" berdasarkan Surat Keputusan Menteri Penerangan Republik Indonesia Nomor 093/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1986 tentang Pemberian Surat Izin Usaha Penerbitan Pers tanggal 15 Maret 1986 yang ditandatangani oleh Sukarno SH, Direktur Jenderal Pembinaan Pers dan Grafika, atas nama Menteri Penerangan. Surat permohonan SIUPP diajukan…
Read More
Kereta Api Jabodetabek, Doeloe dan Sekarang

Kereta Api Jabodetabek, Doeloe dan Sekarang

"Bagi Anda yang berpostur tubuh subur, gemuk, gendut, cobalah sering-sering naik kereta. Sebab dengan sering naik kereta, dijamin tubuh Anda akan menjadi ramping dan kurus karena berhimpitan di dalam gerbong kereta.." (lebih…)
Read More
Toggle Dark Mode