nurterbit

Nama lengkap Nur Aliem Halvaima (NAH), nama pena Nur Terbit, Jurnalis, Lawyer, Blogger, YouTuber, Vlogger dan selama 34 tahun (1980-2014) mengabdi sebagai wartawan dan editor Harian Terbit versi cetak serta Admin Harian Terbit Online (Pos Kota Grup). Selanjutnya mencoba mengelola media cetak dan online sendiri hingga sekarang. Saat ini sudah menyelesaikan amanah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Timur periode 2009-2012, 2012-2015. Selanjutnya mengemban amanah yang baru sebagai Pengurus PWI Jaya dengan posisi Koordinator Wartawan Bidang Multimedia. Kegiatan sehari-hari juga diisi dengan kesibukan sebagai pengurus yayasan pengelola sekolah TK & PAUD di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pendidikan terakhir Magister Hukum (S2) Program Studi Hukum Bisnis, Universitas Islam Jakarta (UIJ) 2015 dengan tesis tentang "Pola Pengupahan Untuk Kesejahteraan Wartawan Media di Provinsi DKI Jakarta".
346 Posts
Pemakzulan Ala Gibran Dipakai Mencopot Ketua RT

Pemakzulan Ala Gibran Dipakai Mencopot Ketua RT

Teks gambar : Petisi warga dikirim ke salah satu kantor kelurahan di Kota Bekasi, Jawa Barat (foto dok Nur Terbit) Catatan : Nur Terbit Beberapa bulan terakhir di tahun 2026 ini, ramai diberitakan media meanstream maupun media sosial mengenai istilah "pemakzulan". Atau dalam istilah asing sering disebut sebagai "impeachment". Kedua istilah tersebut (pemakzulan dan impeachment) sering dikaitkan dengan jabatan Gibran Rakabuming Raka (Gibran) sebagai Wakil Presiden (Wapres), kita ketahui bersama kalau selama ini berpasangan dengan Presiden Prabowo Subianto. Apa sebenarnya pengertian dari "pemakzulan" dan "impeachment" itu? Pemakzulan (secara konstitusional disebut pemberhentian) adalah prosedur resmi untuk memberhentikan Presiden atau Wakil Presiden…
Read More
Semangat Berorganisasi Perantau Sulsel di Bekasi

Semangat Berorganisasi Perantau Sulsel di Bekasi

Foto dokumentasi Bidang / Departemen Media dan Informatika pada acara Musda 1 BPD KKSS Kota Bekasi (Nur Terbit) Semangat berorganisasi, berkumpul dalam satu paguyuban sesama perantau dari kampung asal yang sama, mungkin hal biasa terjadi di setiap daerah yang menjadi tujuan perantau di Indonesia. Itulah ciri khas masyarakat di wilayah Nusantara tercinta ini. Demikian juga yang terjadi di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Kaum urbanisasi (perantau) cukup "deras arusnya" mengingat Bekasi adalah salah satu daerah penyanggah Ibukota Jakarta. Ini karena Bekasi adalah bagian dari wilayah Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), tempat para perantau dari daerah di luar Bekasi yang…
Read More
50 Tahun KKSS, Organisasi Warga Sulsel di Perantauan

50 Tahun KKSS, Organisasi Warga Sulsel di Perantauan

Teks gambar : Ketua Umum BPP KKSS Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P. yang juga Menteri Pertanian (foto Antara/dok Nur Terbit) Seperti juga komunitas kaum urbanisasi atau kalangan perantau dari daerah lain, maka perantau asal Sulawesi Selatan (Sulsel) juga punya wadah berkumpul di perantauan. Namanya Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Saya sendiri mulai bergabung sebagai anggota KKSS Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, sekitar tahun 2020. Dimulai era Ketua Idris Laena, almarhum Abidin Beddu dan sekarang periode 2025-2030 era Abdul Muin Hafid. Sebelumnya, sempat ikut bergabung di Perkumpulan Keluarga Bugis Makassar (PKBM) Kota Bekasi era kepengurusan Syahrelayali dan Abdul Muin…
Read More
Toggle Dark Mode