Koran Harian

Nikmatnya Jadi Pengangguran Banyak Acara

Nikmatnya Jadi Pengangguran Banyak Acara

Kalau ada yang nanya, "Apa kerja Bang Nur sekarang?", maka saya selalu bingung dan sulit menjawabnya. Kerja tapi kelihatan ganggur, menganggur tapi selalu sibuk. Istilah teman saya: STMJ = Sibuk Tak Menentu (gak) Jelas, hahahaha..... Maka hanya akan ada satu jawaban standar, itu pun pasti kedengarannya ribet, adalah : "Saya sudah pensiun dini sebagai wartawan koran setelah separuh hidup saya di media cetak. Sekarang sudah kerja serabutan: jadi mentor, instruktur pelatihan menulis, pengelola dan konsultan beberapa media online, jadi blogger yang menulis di blog, selain jadi sopir pribadi istri dan bercengkrama dengan dua cucu, hehehe...". Pokoknya sekarang lebih santai deh,…
Read More
Pengalaman 34 Tahun Sebagai Wartawan Harian Terbit

Pengalaman 34 Tahun Sebagai Wartawan Harian Terbit

Harian Terbit adalah salah satu surat kabar sore yang terbit 7 kali seminggu sore hari di Ibukota Jakarta. Koran ini masih satu grup dengan Harian Pos Kota, saham terbesar dipegang Harmoko, mantan Menteri Penerangan dan Ketua MPR zaman Soeharto. Koran Harian Terbit sebelumnya bernama Pos Sore. Namun dibredel (diberangus) di era pemerintahan Orde Baru. Kemudian beredar kembali dengan nama "Harian Terbit" berdasarkan Surat Keputusan Menteri Penerangan Republik Indonesia Nomor 093/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1986 tentang Pemberian Surat Izin Usaha Penerbitan Pers tanggal 15 Maret 1986 yang ditandatangani oleh Sukarno SH, Direktur Jenderal Pembinaan Pers dan Grafika, atas nama Menteri Penerangan. Surat permohonan SIUPP diajukan…
Read More
Toggle Dark Mode