nur aliem

Ditabrak Penunggang Trail Mabuk

Ditabrak Penunggang Trail Mabuk

Menghadapi orang mabuk, memang serba salah. Saya yang ditabrak orang mabuk, anak muda pengendara motor trail, eh malah dia ngotot minta ganti rugi. Ceritanya, Rabu (08/01/2020) sekitar pukul 10.00 WIB usai mengisi bensin di pom bensin Jl. Chairil Anwar, Kalimalang, mobil yang saya kendarai bermaksud mau putar balik ke arah gedung DPRD Kota Bekasi. Saya baru saja mengantar istri ke sekolah tempatnya mengajar, daerah Grand Wisata, Mustikajaya, Kota Bekasi. Saya datang dari arah perempatan Kalimalang - Pintu Tol Bekasi Timur. Ditempat putaran depan pom bensin, posisi mobil dalam keadaan berhenti. Menunggu situasi aman kendaraan dari arah berlawanan. Bruuaakk.... Tiba-tiba sebuah…
Read More
Wow Tulisan ‘Uang Panai’ Dibaca Ribuan Pembaca

Wow Tulisan ‘Uang Panai’ Dibaca Ribuan Pembaca

Pengunjung tulisan "UANG PANAI" di blog saya www.nurterbit.com sudah dibaca oleh ribuan pembaca, sejak tulisan tersebut diposting. Wow sebuah prestasi untuk ukuran seperti saya yang blogger "pemula". Gak nyangka, awalnya hanya iseng-iseng menulis artikel di blog keroyokan BlogDetik mengenai fenomena UANG PANAI di Makassar, eh ternyata menarik banyak pengunjung yang mampir membaca artikel tersebut. Subhanallah...ada 20 komentar dengan jumlah pengunjung (viewer) lebih dari 1.300-an. Sesuatu yang bagi saya cukup fantastis sebagai blogger -- penulis blog --yang masih pemula hehehe...????. Itu saya ketahui ketika seorang teman blogger Liswanti Pertiwi sedang mencari blog, diprioritaskan blog yang 1 artikelnya dikunjungi lebih dari 1000…
Read More
Daeng Sanre, Wajah Sendu Petani Maros

Daeng Sanre, Wajah Sendu Petani Maros

Meskipun baru pertama kali bertemu, tapi langsung bisa akrab dengan pria sepuh ini. Dialah potret sendu petani Maros. "Bang Nur gitu loh, ngobrol dengan siapa aja nyambung," sindir istri saya Bunda Sitti Rabiah, melihat kami sudah akrab dan saling berbagi cerita yang sarat dengan informasi masa lalu. Cieeh... Namanya Daeng Sanre, umur 70 tahun. Senin sore (05/09/2016) kemarin dia tiba-tiba masuk ke pekarangan rumah keluarga besar kami di Laikang, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, tak jauh dari tembok pagar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Jalannya tegap dan tegak, meski ada beban muatan karung beras di pundaknya. "Ini isinya beras 22 liter,…
Read More
Toggle Dark Mode