nurterbit

Nama lengkap Nur Aliem Halvaima (NAH), nama pena Nur Terbit, Jurnalis, Lawyer, Blogger, YouTuber, Vlogger dan selama 34 tahun (1980-2014) mengabdi sebagai wartawan dan editor Harian Terbit versi cetak serta Admin Harian Terbit Online (Pos Kota Grup). Selanjutnya mencoba mengelola media cetak dan online sendiri hingga sekarang. Saat ini sudah menyelesaikan amanah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Timur periode 2009-2012, 2012-2015. Selanjutnya mengemban amanah yang baru sebagai Pengurus PWI Jaya dengan posisi Koordinator Wartawan Bidang Multimedia. Kegiatan sehari-hari juga diisi dengan kesibukan sebagai pengurus yayasan pengelola sekolah TK & PAUD di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pendidikan terakhir Magister Hukum (S2) Program Studi Hukum Bisnis, Universitas Islam Jakarta (UIJ) 2015 dengan tesis tentang "Pola Pengupahan Untuk Kesejahteraan Wartawan Media di Provinsi DKI Jakarta".
347 Posts
Arti “Toami Ramang” Dalam Bahasa Makassar

Arti “Toami Ramang” Dalam Bahasa Makassar

Nur Terbit, penulis artikel ini (foto dok Pribadi) RAMANG, BOLA, PSM, DAN "UANG" - Catatan Ringan : Nur Terbit. "Towami Ramang". Dalam bahasa daerah Makassar, artinya "Ramang sekarang sudah tua". Siapa Ramang? Ya siapa lagi kalau bukan pemain bola legendaris dari Persatuan Sepakbola Makassar (PSM). Towami Ramang. Ya, Itulah ungkapan khas orang Makassar dalam bahasa daerah, untuk menggambarkan usia seseorang yang pernah muda, dan sekarang sudah tua. Baca juga: Sudah Pernah Coba Pallu'mara Khas Makassar? Tentunya istilah hanya untuk laki-laki, tapi terkadang wanita juga sering menggunakan sindiran sebagai "Towami Ramang" jika sudah lanjut usia. Mereka memposisikan diri sebagai generasi "Ramang Si…
Read More
Mengenang Saat Bersama Raja Gowa Ke-37

Mengenang Saat Bersama Raja Gowa Ke-37

Saya dan istri mengapit Raja Gowa ke-37 almarhum I Maddusila Daeng Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II (foto dok Nur Terbit) Inilah kisah perjalanan panjang menuju tahta kerajaan YM Raja Gowa ke-37 -  I Maddusila Daeng Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II. Sebuah perjalanan yang penuh perjuangan dan doa, cucuran keringat, air mata, bahkan tetesan darah. SANG Raja sendiri (mantan Camat Pasar Minggu Jaksel dan Biro Pemerintahan Pemprov DKI Jakarta era Gubernur Ali Sadikin) ini bersama pengikutnya, sempat terusir dari Istana Ballalompoa karena mendapat perlawanan keras dari penguasa setempat. Ini akibat Bupati Gowa, saat itu (Adnan Puricha Ichsan Yasin Limpo,…
Read More
Bedah Buku ‘Wartawan Bangkotan’

Bedah Buku ‘Wartawan Bangkotan’

Bedah Buku Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) Seri 9, tampil Kompasianer Nur Terbit, Wartawan Bangkotan. BEDAH BUKU "WARTAWAN BANGKOTAN" DI YPTD Tiba-tiba tulisan 4 tahun lalu ini (23 Februari 2021), kembali melintas di beranda saya. Peristiwa itu terjadi saat Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) memberi kesempatan kepada saya untuk membedah buku kumpulan tulisan Nur Terbit di buku "Wartawan Bangkotan". Alhamdulillah wassyukurillah. Inilah awal langkah saya memasuki dunia penerbitan buku. Meski pernah juga bekerja di grup percetakan media besar dan penerbitan buku - majalah - tabloid. Tapi terus terang, peluang dan kesempatan tersebut tidak pernah ada. Terima kasih kepada Pak Thamrin…
Read More
Toggle Dark Mode