Paria Kambu, Sayur Pare Isi, Kuliner Khas Makassar

Setiap daerah, tentu memiliki jenis kuliner khas dengan nama dan bahan pembuatan tradisional. Tak terkecuali Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Selain Coto Makassar, Sop Konro, Sop Saudara, Pisang Ijo, Jalangkote dan lain-lain, Kota “Angin Mammiri” ini memiliki kuliner khas yang disebut dengan “Paria Kambu” (Pare Isi). masakan ini adalah semacam sayur khas Makassar, Sulsel.

CARA MEMBUATNYA

Cara pembuatannya adalah pare ukuran sedang dipotong 3 bagian dan dikeluarkan bijinya, dibuang kemudian dikukus setengah matang lalu diangkat dan ditiriskan.
.
Isi Pare (Paria Kambu) :

yaitu kelapa parut digongseng, ditumbuk halus ditambah ikan yang juga sudah dihaluskan.

Kemudian bumbu (bawang putih, bawang merah, sereh dan laos) dihaluskan ditambah sedikit gula merah.

Lalu dicampur ke dalam kelapa gongseng yang sudah ditumbuk halus. Ditambah garam dan mecin sesuai selera.

Selanjutnya pare diisi dengan bahan (isi bumbu) tadi sampai padat. Sedang kuahnya yang terdiri dari bumbu bawang putih, bawang merah, kemiri serta air asam yang dihaluskan dan ditumis.

Berikutnya ditambahkan santan kemudian direbus sampai mendidih. Jangan sampai santannya pecah. Lalu diberi mecin dan garam.
.
Setelah itu, diturunkan pare yang sudah diisi. Sekitar 10 menit kemudian barulah diangkat dan siap dihidangkan.

Selamat mencoba.

Salam Nur Terbit

Paria Kambu Kuliner Khas Makassar
Foto : Muchtar Hatirtaba
By nurterbit

Nama lengkap Nur Aliem Halvaima (NAH), nama pena Nur Terbit, Jurnalis, Lawyer, Blogger, YouTuber, Vlogger dan selama 34 tahun (1980-2014) mengabdi sebagai wartawan dan editor Harian Terbit versi cetak serta Admin Harian Terbit Online (Pos Kota Grup). Selanjutnya mencoba mengelola media cetak dan online sendiri hingga sekarang. Saat ini sudah menyelesaikan amanah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Timur periode 2009-2012, 2012-2015. Selanjutnya mengemban amanah yang baru sebagai Pengurus PWI Jaya dengan posisi Koordinator Wartawan Bidang Multimedia. Kegiatan sehari-hari juga diisi dengan kesibukan sebagai pengurus yayasan pengelola sekolah TK & PAUD di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pendidikan terakhir Magister Hukum (S2) Program Studi Hukum Bisnis, Universitas Islam Jakarta (UIJ) 2015 dengan tesis tentang "Pola Pengupahan Untuk Kesejahteraan Wartawan Media di Provinsi DKI Jakarta".

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Toggle Dark Mode