Umroh

‘Tidur Berjamaah’ Sepanjang Jeddah – Medinah, Catatan Umrah (8)

‘Tidur Berjamaah’ Sepanjang Jeddah – Medinah, Catatan Umrah (8)

Setelah pemeriksaan  paspor selesai di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, Saudi Arabia, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan 2 bus menuju Kota Madinah untuk memulai prosesi ibadah umrah. Ini tulisan lanjutan yang tertunda dari reportase saya sebelumnya, berjudul "Umrah Keluarga, Perjalanan Panjang Menuju Baitullah", klik beritanya DISINI https://nurterbit.com/2016/01/umrah-keluarga-perjalanan-panjang-menuju-baitullah/ Adapun perjalanan kali ini adalah perjalanan darat  Jeddah - Madinah yang ditempuh sekitar 5 jam. Bagi saya pribadi, perjalanan darat Jeddah - Madinah ini hanya mengulang kembali perjalanan umrah saya pada tahun 1996 di jalur yang sama. Sekitar 20 tahun lalu, saya diundang sebagi wartawan meliput, sekaligus berangkat umrah bersama jamaah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji…
Read More
Umrah Keluarga, Perjalanan Panjang Menuju Baitullah (9)

Umrah Keluarga, Perjalanan Panjang Menuju Baitullah (9)

Ini agaknya penerbangan terlama dan terjauh yang pernah saya jalani. Juga sekaligus perjalanan udara terbanyak bersama 24 anggota rombongan keluarga dalam sejarah kehidupan kami. (Cieh….catat, catat, entar siapa tahu keluar pertanyaannya di ujian nasional hehehe…) Betapa tidak, ketika 20 tahun silam (tahun 1996) saat saya pertama kali berangkat umrah, saya hanya sendirian tanpa mengikutkan anak-istri. Maklum, ini adalah Umrah Abidin alias “umrah dengan anggaran biaya dinas” sebagai wartawan peliput umrah. Saya kebetulan difasilitasi oleh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Dewan Masjid Indonesia (DMI), Masjid Istiqlal, Jakarta. Baca di sini Atau saat kakak perempuan saya, Hajjah Sitti Hamsyiah Puang Memang, berangkat…
Read More
Setelah 2 Tragedi Haji di Mekah & Mina

Setelah 2 Tragedi Haji di Mekah & Mina

TRAGEDI MEKAH * Ketika Ka'bah Berwarna Putih Labbaika Allahumma Labbaika. Labbaika la syarika laka labbaika. Innal hamda wanni’mata laka wal mulka. laa syarika laka. Ya Allah, aku datang karena panggilanMu. Tiada sekutu bagiMu. Segala ni’mat dan puji adalah kepunyanMu dan kekuasaanMu. Tiada sekutu bagiMu. Setiap kali aku mendengar itu, aku selalu menangis Ya allah aku rindu Mekah Ya Allah aku rindu melihat kabah Ijinkan aku datang. ijinkan aku datang ya Allah. 20 Tahun silam, tepatnya September 1996, saya selaku wartawan HARIAN TERBIT, berkesempatan berangkat umroh bersama jamaah masjid Istiqlal Jakarta dengan fasilitas Dewan Masjid Indonesia (DMI), era ketuanya KH Kafrawi…
Read More
Toggle Dark Mode