Budaya

Bercinta Gaya Asmat Papua

Bercinta Gaya Asmat Papua

Asmat tiba-tiba popular. Itu karena salah satu wilayah kabupaten di Papua ini, diberitakan media diserang wabah campak dan gizi buruk. Sejumlah jiwa melayang, puluhan balita terpaksa menjalani perawatan di rumah sakit. Badan mereka kurus dan kesehatannya labil. Seperti provinsi lain, Papua juga didiami oleh berbagai etnis atau suku. Salah satunya adalah suku Asmat. Suku Asmat merupakan suku terbesar dan paling terkenal di antara sekian banyak suku yang ada di daerah yang dulu bernama Irian Barat atau Irian Jaya ini. Yang membuat suku asmat cukup dikenal, seperti dikutip Wikipedia, adalah hasil ukiran kayu tradisional yang sangat khas. Bagi penduduk asli suku Asmat,…
Read More
Keunikan Permainan Sepak Raga Makassar

Keunikan Permainan Sepak Raga Makassar

DATUMUSENG, pria tampan perantau asal Makassar itu menendang "bola" di depannya dengan segala kekuatan yang dimilikinya. Lalu bola "raga" yang ditendangnya itu, melayang ke atas rumah bangsawan Tanah Sumbawa itu. Bola "raga" itu menggelinding ke lantai dan melesat cepat menuju pintu sebuah kamar tidur. Seperti dikomando, bola itu lalu menerjang pintu kamar dan menerjang penghuninya:  MAIPA DEAPATI, putri bangsawan Tanah Sumbawa. "Bola siapa ini? Kurang ajar benar yang punya, sampai masuk ke kamar tuan putri?", kata dayang-dayang sang putri. Eh, bukan hanya masuk ke kamar tidur, tapi "raga" itu tiba-tiba menghilang dan masuk ke perut Maipa Deapati. Sang putri pun…
Read More
“Uang Panai” di Makassar Kenapa Mahal?

“Uang Panai” di Makassar Kenapa Mahal?

UANG PANAI, sempat jadi topik pembicaraan, khususnya di kalangan remaja ABG Kota Makassar, Sulawesi Selatan dalam kurun waktu sebulan terakhir. Itu karena kebetulan secara bersamaan sedang diputarnya sebuah film komedi situasi berjudul sama, "Uang Panai". Di poster filmnya tertulis: Uang Panai Maha (R) L, di mana huruf "R" pada kata "mahar" disisipin huruf "L". Dari "mahar" menjadi "mahal". Sebuah fenomena sosial yang diangkat ke layar lebar. Uang Panai atau Doe' Panai (dalam bahasa Makassar) atau Doe' Paenre' (dalam bahasa Bugis, berarti uang naik. Yakni sejumlah uang yang diberikan kepada calon mempelai wanita. Uang tersebut dimaksudkan untuk keperluan pesta pernikahan dan belanja pernikahan lainnya. Dengan…
Read More
Toggle Dark Mode