nurterbit

Nama lengkap Nur Aliem Halvaima (NAH), nama pena Nur Terbit, Jurnalis, Lawyer, Blogger, YouTuber, Vlogger dan selama 34 tahun (1980-2014) mengabdi sebagai wartawan dan editor Harian Terbit versi cetak serta Admin Harian Terbit Online (Pos Kota Grup). Selanjutnya mencoba mengelola media cetak dan online sendiri hingga sekarang. Saat ini sudah menyelesaikan amanah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Timur periode 2009-2012, 2012-2015. Selanjutnya mengemban amanah yang baru sebagai Pengurus PWI Jaya dengan posisi Koordinator Wartawan Bidang Multimedia. Kegiatan sehari-hari juga diisi dengan kesibukan sebagai pengurus yayasan pengelola sekolah TK & PAUD di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pendidikan terakhir Magister Hukum (S2) Program Studi Hukum Bisnis, Universitas Islam Jakarta (UIJ) 2015 dengan tesis tentang "Pola Pengupahan Untuk Kesejahteraan Wartawan Media di Provinsi DKI Jakarta".
347 Posts
Ibu Saya, Profesor Lulusan Sekolah Rakyat

Ibu Saya, Profesor Lulusan Sekolah Rakyat

Tulisan ini awalnya rangkaian status di facebook dalam memperingati Hari Ibu, 22 Desember 2014 silam. Lalu karena cukup panjang, saya memindahkannya ke blog pribadi yang Anda baca sekarang ini. Saya tiba-tiba teringat beliau, Hajjah Sitti Maryam Puang Mene, sosok seorang ibu, "guru", dan "dosen" serta "profesor"bagi anak-anaknya meski hanya tamat sekolah rakyat (SR). Ibu juga tak sempat lagi melihat kami diwisuda. Atau mendengar saya sudah berusaha menyelesaikan S2 saya. Bahkan tak juga menyaksikan ketika salah seorang adik kami dikukuhkan sebagai guru besar (profesor) di salah satu perguruan tinggi negeri di Makassar. Ibu keburu wafat disaat kami semua masih tertatih-tatih mengurusi mata…
Read More
Wow, Begini Rasanya Daging Bebek Itu Toh?

Wow, Begini Rasanya Daging Bebek Itu Toh?

Sungguh, selama hidup saya tidak pernah makan daging bebek. Entah apa alasannya. Rasa dan aromanya saja yang membuat perbedaan jika makan daging ayam. Yang pasti satu keluarga saya di rumah, tidak satu pun yang pernah makan bebek. Tapi entah kenapa, begitu bermukim di Jakarta, semua makanan "aneh-aneh" pun disantap. Apa yang dulu tidak pernah disentuh waktu masih di Makassar, eh begitu berada di perantauan Kota Metropolitan, menjadi biasa dan lama-lama sudah terbiasa. Satu contoh, ya bebek itu. Sejak masih tinggal dan sekolah, kuliah di Makassar, belum pernah merasakan bagaimana rasanya daging bebek itu. "Orang Makassar itu banyak yang tidak makan bebek loh…
Read More
Wisata Belanja Gaya Shopious

Wisata Belanja Gaya Shopious

Di kota besar seperti Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, sungguh gampang jika mau berbelanja. Jakarta boleh dibilang bagian dari "syurga belanja" di wilayah Indonesia, meski tentu saja di kota lain juga sudah dipenuhi pusat belanja serupa. Sebagai Kota Metropolitan, Jakarta bertebaran lokasi pusat-pusat perbelanjaan. Dari mulai yang biasa-biasa saja hingga yang berbentuk mal atau plaza. Seperti Atrium Senen, Pasar Senen, Jatinegara, Tanah Abang, Mangga Dua, Cempaka Mas, Thamrin City, Plaza Indonesia, Sogo, Grand Indonesia dan lain sebagainya. Bagi saya yang kaum pria, suami atau ayah dengan dua anak, berbelanja itu memerlukan persiapan tenaga, selain tentu saja uang sebagai sarana untuk…
Read More
Toggle Dark Mode