nurterbit

Nama lengkap Nur Aliem Halvaima (NAH), nama pena Nur Terbit, Jurnalis, Lawyer, Blogger, YouTuber, Vlogger dan selama 34 tahun (1980-2014) mengabdi sebagai wartawan dan editor Harian Terbit versi cetak serta Admin Harian Terbit Online (Pos Kota Grup). Selanjutnya mencoba mengelola media cetak dan online sendiri hingga sekarang. Saat ini sudah menyelesaikan amanah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Timur periode 2009-2012, 2012-2015. Selanjutnya mengemban amanah yang baru sebagai Pengurus PWI Jaya dengan posisi Koordinator Wartawan Bidang Multimedia. Kegiatan sehari-hari juga diisi dengan kesibukan sebagai pengurus yayasan pengelola sekolah TK & PAUD di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pendidikan terakhir Magister Hukum (S2) Program Studi Hukum Bisnis, Universitas Islam Jakarta (UIJ) 2015 dengan tesis tentang "Pola Pengupahan Untuk Kesejahteraan Wartawan Media di Provinsi DKI Jakarta".
347 Posts
Mudik Terlama di Makassar Sejak 35 Tahun Merantau ke Jakarta

Mudik Terlama di Makassar Sejak 35 Tahun Merantau ke Jakarta

Cerita Mudik dari Kota Makassar Hari ini adalah lebaran hari kelima saya di Kota Makassar dalam rangka liburan mudik lebaran Idul Fitri 1436 H. Mudik kali ini memang termasuk mudik istimewa. Betapa tidak, selama 35 tahun merantau ke Jakarta, baru tahun 2015 ini bisa mudik cukup lama. Hampir dua bulan penuh. Biasanya mudik bersama anak istri di malam takbiran, atau kadang sehari setelah lebaran (H + 1). Makanya, mudik kali ini sangat bahagia sekali sebab bisa sekalian berpuasa Ramadhan sekaligus berlebaran dan berkumpul dengan seluruh anggota keluarga. Kebahagiaan yang lain adalah "peserta" mudik keluarga kali ini -- selain Saya, Bunda…
Read More
Catatan Perjalanan Umrah Era Soeharto (6)

Catatan Perjalanan Umrah Era Soeharto (6)

*Paspor Hilang Rombongan umrah Dewan Mesjidi Indonesia (DMI) Pusat -- yang beralamat di lantai I Mesjid Istiqlal Jakarta -- tempat di mana saya ikut di dalam rombongannya, juga sempat direpotkan soal proses dokumen perjalanan ini, khususnya masalah paspor saya yang “tercecer” di Kedubes Saudi Arabia saat pengurusan visa. Begitu juga waktu akan kembali ke tanah air. Di Jeddah, saat akan meninggalkan hotel, Muhammad Johanes Eko Gigi, salah seorang jamaah asal Flores, bingung mencari paspornya karena terselip di tumpukan pakaiannya dalam koper. Paspor, memang ibarat “nyawa” bagi jamaah. Kalau tercecernya masih di Indonesia, resikonya hanya pemberangkatan umrahnya tertunda. Tapi, kalau paspornya…
Read More
Mengenal Marbot Mesjid di Kapal Laut (2)

Mengenal Marbot Mesjid di Kapal Laut (2)

MARBOT DIGAJI OLEH ALLAH... Ada berbagai pekerjaan dalam struktur jabatan di atas kapal laut. Meliputi nakhoda, bagian dek yang terdiri dari mualim 1, mualim 2, mualim 3 yunior. Di bawahnya ada jabatan bintara seperti serang, tandil, juru mudi, dan kelasi atau bagian dek. Status yang disebut terakhir inilah yang disandang Deny Setia Budi. *** Kaitannya dengan kepengurusan di mesjid Nurul Iman, adalah di luar jam kerjanya sebagai petugas kelasi kapal, dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB sore. Di luar itu, masih ada kerjaan lain yakni menyandarkan kapal.Tergantung jam berapa kapal sandar di satu pelabuhan. Seperti ketika KM Tidar sandar di…
Read More
Toggle Dark Mode