nurterbit

Nama lengkap Nur Aliem Halvaima (NAH), nama pena Nur Terbit, Jurnalis, Lawyer, Blogger, YouTuber, Vlogger dan selama 34 tahun (1980-2014) mengabdi sebagai wartawan dan editor Harian Terbit versi cetak serta Admin Harian Terbit Online (Pos Kota Grup). Selanjutnya mencoba mengelola media cetak dan online sendiri hingga sekarang. Saat ini sudah menyelesaikan amanah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Timur periode 2009-2012, 2012-2015. Selanjutnya mengemban amanah yang baru sebagai Pengurus PWI Jaya dengan posisi Koordinator Wartawan Bidang Multimedia. Kegiatan sehari-hari juga diisi dengan kesibukan sebagai pengurus yayasan pengelola sekolah TK & PAUD di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pendidikan terakhir Magister Hukum (S2) Program Studi Hukum Bisnis, Universitas Islam Jakarta (UIJ) 2015 dengan tesis tentang "Pola Pengupahan Untuk Kesejahteraan Wartawan Media di Provinsi DKI Jakarta".
347 Posts
Trik Dan Tips Menulis Catatan Perjalanan (1)

Trik Dan Tips Menulis Catatan Perjalanan (1)

Menjadi penulis catatan perjalanan (travel writer) memang mengasyikkan. Kerjanya cuma jalan-jalan, lalu pengalamannya ditulis dalam sebuah catatan perjalanan. Laris dibaca dan "meledak" setelah jadi buku dan difilmkan. Banyak travel writer terkenal di tanah air. Menulis catatan perjalanannya di blog, di media sosial maupun cetak, menerbitkan buku lalu difilmkan. Selain sudah menjelajah Nusantara, juga melanglangbuana ke mancanegara. Di antara para penulis catatan perjalanan tersebut, salah satunya yang cukup berhasil dan sukses, adalah Teguh Sudarisman. “Menjadi penulis catatan perjalanan atau travel writer punya trik dan teknik tersendiri,” kata Teguh Sudarisman, penulis catatan perjalanan sejak tahun 2007. “Karena menulis catatan perjalanan itu mengasyikkan,…
Read More
Napak Tilas Makassar-Gowa Lewat ‘Jalan Tikus’

Napak Tilas Makassar-Gowa Lewat ‘Jalan Tikus’

Kotamadya Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, secara geografi bertetangga dengan Kabupaten Gowa. Ibarat di Provinsi Jawa Barat dan Banten dimana Bekasi, Bogor, Tangerang, Depok adalah penyanggah Jakarta sebagai ibukota negara, maka Kabupaten Gowa ini juga berfungsi penyanggah Kota Makassar sebagai ibukota Sulsel selain Kabupaten Maros. Problema urban dan kemacetan arus lalulintas yang selama ini menjadi "penyakit perkotaan", juga sudah berjangkit di kedua wilayah yang bertetangga ini. JALAN TIKUS Untuk melintasi kedua kota/kabupaten ini, perlu melalui "jalan tikus" sebagai alternatif keluar dari kemacetan lalulintas. Banyak pilihan jalan alternatif, antara lain Jalan Hertasning di perbatasan Kota Makassar - Kabupaten Gowa, Sulsel ini. Atau…
Read More
Jalan Nusantara, ‘Mangga Besar’ -nya Kota Makassar

Jalan Nusantara, ‘Mangga Besar’ -nya Kota Makassar

Nah gambar di atas inilah rekaman video jalan (G) - jalan (G) saya ke Kota Daeng. Sengaja memakai tambahan huruf "G" sesuai pengaruh bahasa daerah Makassar. Cekidot..... Bagi warga Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk wisatawan yang pernah datang ke kota Para Daeng ini, nama Jalan Nusantara cukup terkenal. Ya, kesohor karena tiga hal: daerah pelabuhan, kuliner dan hiburan malam. Terkenal pertama: Ya, Jalan Nusantara terkenal karena sepanjang jalan ini ada Pelabuhan Laut Soekarno - Hatta yang dikelola Pelindo IV, BUMN milik Kementerian Perhubungan. Selain dermaga penumpang dan tempat sandar kapal Pelni, juga ada dermaga kontainer. Terkenal kedua: Karena lokasi…
Read More
Toggle Dark Mode