Saat “Melayang” di Tol Layang Jakarta – Cikampek

TOL LAYANG JAKARTA-CIKAMPEK, jalan tol di atas jalan tol. Cukup panjang sehingga harus cermat memilih pintu naik dsn turun tol. Kalau tidak bisa “bablas”.

Ceritanya mau kepoin tol layang Jakarta – Cikampek (JAPEK), tapi saya coba dari arah berlawanan. Cikampek – Jakarta.

Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek, Mengurai kemacetan berkendara
Melintasi Jalan Tol Layang Jakarta Cikampek (foto Nur Terbit)

Maka dari pada repot-repot mutar jauh ke pintu gerbang Cikunir untuk naik tol layang, dari Bekasi saya langsung saja menempuh jalur jalan biasa ke Karawang.

Rencananya dari Kota Karawang, Jawa Barat, saya baru mau naik tol layang dari gerbang tol Karawang Barat – Jakarta, eh ternyata nyasar-nyasar ke Klari.

Gak ada pintu tol untuk naik dari Karawang Barat.

Tapi harus terus lurus ke tol Karawang Timur yang cukup jauh, baru masuk lagi, lalu putar arah ke Jakarta. Wow…capek benar deh.

Inilah resikonya kalau mau irit, tapi ngotot gak mau ketinggalan trend. Mau ikut merasakan jalan tol layang baru — yang gratis sampai tahun baru 2020 ini hahaha…

Bensin jadinya berkurang, harus ngisi tengki lagi.

E-money juga habis, perlu ditop-up agar bisa keluar masuk tol Karawang Barat – Karawang Timur. Kalau tidak segera diatasi, bisa kehabisan bensin di jalan.

Tol layang Jakarta – Cikampek ini memang cukup jauh, sepanjang kurang lebih 38 km.

Cuma ada pintu naik dan pintu turun.

Sudah begitu, gak ada rest area, gak ada pom bensin. Nah loh….

Videonya ada di Youtube :
Jalan Tol Layang Jakarta – Cikampek

By nurterbit

Nama lengkap Nur Aliem Halvaima (NAH), nama pena Nur Terbit, Jurnalis, Lawyer, Blogger, YouTuber, Vlogger dan selama 34 tahun (1980-2014) mengabdi sebagai wartawan dan editor Harian Terbit versi cetak serta Admin Harian Terbit Online (Pos Kota Grup). Selanjutnya mencoba mengelola media cetak dan online sendiri hingga sekarang. Saat ini sudah menyelesaikan amanah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Timur periode 2009-2012, 2012-2015. Selanjutnya mengemban amanah yang baru sebagai Pengurus PWI Jaya dengan posisi Koordinator Wartawan Bidang Multimedia. Kegiatan sehari-hari juga diisi dengan kesibukan sebagai pengurus yayasan pengelola sekolah TK & PAUD di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pendidikan terakhir Magister Hukum (S2) Program Studi Hukum Bisnis, Universitas Islam Jakarta (UIJ) 2015 dengan tesis tentang "Pola Pengupahan Untuk Kesejahteraan Wartawan Media di Provinsi DKI Jakarta".

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Toggle Dark Mode