Cara Gampang Membuat Video Blogging (3)

Illustrasi dari foto desain blogger (dok R Gaper Fadil)

Penggunaan Tripod

Tripod atau tongkat yang biasa digunakan dalam pengambilan gambar video, sangat menolong untuk kualitas gambar yang menetap di satu obyek. Lalu bagaimana kalau kita tidak punya tripod? Gak jadi dong mengambil gambar video?

Jangan kuatir. Ada cara lain untuk menyiasatinya. Carang menggunakan posisi badan sebagai tripod, ya badan kita jadi tripod, yakni “gaya Unyil” untuk pengambilan video yang stabil, tidak goyang. Kedua lengan dirapatkan ke ketiak dan dua tangan kiri-kanan sejejar ke depan memegang handphone berkamera. Lagsung shoot…

Kecuali wartawan yang biasanya mengejar moment berita, gambar sering tidak bisa dihindari karena berlarian mengejar narasumber. Hal ini tentu saja pengecualian karena memang mengabaikan teknik dasar dan ideal sebuah pengambilan video yang baik.

 

Eh, sedikit mau promosi, dalam sesi menonton video dalam pelatihan membuat video blogging ini, gak nyangka kalau video saya ikut dijadikan contoh untuk kategori video blogging dalam versi kamera smartphone di hadapan para blogger. Wow…malu tapi sedikit berbangga. Ternyata kamera handphone juga lumayan bagus dalam pengambilan gambar video.

“Saya sengaja memilih video traveling Bang Nur Terbit yang sudah diunggah di Youtube ini sebagai contoh, untuk menjawab pernyataan nyinyir bahwa video hasil produk kami berdua Kang Dede bisa bagus karena menggunakan kamera DSLR atau handphone bermerk. Buktinya dengan handphone biasa, Bang Nur Terbit bisa membuktikan. Bagus kan? Saya berdua Kang Dede sampai nonton tiga kali loh...”, kata Farichatul Jannah atau mbak Icha, yang tidak lain adalah istri dari Kang Dede.

Aih….aih….Kepala terasa gimana gitu loh dapat pujian. Twing….twing.…hehehe.

Karena itu semoga dengan ilmu video blogging yang saya dapatkan dari Kang Dede berdua istrinya ini bisa menyebar virus inspirasi bagi kita semua, terutama yang sudah menggeluti dunia blogging.

Sebab dengan nge-blog yang dipercantik dengan video itu, seperti kata Kang Dede, ada keuntungan lain yang bisa diperoleh. Seperti menambah kepercayaan diri, invitation, honorarium, point serta tambahan penghasilan dari sejumlah brand atau perusahaan yang menggunakan jasa kita. Asyik kan?

Akhirnya semoga artikel saya ini bermanfaat. Sampai jumpa lagi di trik atau teknik belajar dari para pakar yang lain. Salam (Nur Terbit)

By nurterbit

Nama lengkap Nur Aliem Halvaima (NAH), nama pena Nur Terbit, Jurnalis, Lawyer, Blogger, YouTuber, Vlogger dan selama 34 tahun (1980-2014) mengabdi sebagai wartawan dan editor Harian Terbit versi cetak serta Admin Harian Terbit Online (Pos Kota Grup). Selanjutnya mencoba mengelola media cetak dan online sendiri hingga sekarang. Saat ini sudah menyelesaikan amanah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Timur periode 2009-2012, 2012-2015. Selanjutnya mengemban amanah yang baru sebagai Pengurus PWI Jaya dengan posisi Koordinator Wartawan Bidang Multimedia. Kegiatan sehari-hari juga diisi dengan kesibukan sebagai pengurus yayasan pengelola sekolah TK & PAUD di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pendidikan terakhir Magister Hukum (S2) Program Studi Hukum Bisnis, Universitas Islam Jakarta (UIJ) 2015 dengan tesis tentang "Pola Pengupahan Untuk Kesejahteraan Wartawan Media di Provinsi DKI Jakarta".

4 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Toggle Dark Mode