Nur Terbit

Setelah 2 Tragedi Haji di Mekah & Mina

Setelah 2 Tragedi Haji di Mekah & Mina

TRAGEDI MEKAH * Ketika Ka'bah Berwarna Putih Labbaika Allahumma Labbaika. Labbaika la syarika laka labbaika. Innal hamda wanni’mata laka wal mulka. laa syarika laka. Ya Allah, aku datang karena panggilanMu. Tiada sekutu bagiMu. Segala ni’mat dan puji adalah kepunyanMu dan kekuasaanMu. Tiada sekutu bagiMu. Setiap kali aku mendengar itu, aku selalu menangis Ya allah aku rindu Mekah Ya Allah aku rindu melihat kabah Ijinkan aku datang. ijinkan aku datang ya Allah. 20 Tahun silam, tepatnya September 1996, saya selaku wartawan HARIAN TERBIT, berkesempatan berangkat umroh bersama jamaah masjid Istiqlal Jakarta dengan fasilitas Dewan Masjid Indonesia (DMI), era ketuanya KH Kafrawi…
Read More
Mudik Melihat Kota Makassar, Ternyata ….

Mudik Melihat Kota Makassar, Ternyata ….

SIAPA BILANG MAKASSAR "TIDAK RANTASA" (JOROK) ? Walikota Makassar, Danny Pomanto, punya program andalan: MAKASSAR TIDAK RANTASA (JOROK). Program ini dimaksudkan agar KOTA ANGING MAMMIRI bersih dari tumpukan sampah, disamping mengajak warganya peduli lingkungan serta cinta akan hidup sehat. Karena itu, bisa terlihat di mana-mana ada truk pengangkut sampah "ngetem" di sudut kota, siap menjemput dan mengangkut sampah. Walikota pengganti pejabat lama Ilham Arief Sirajuddin ini, juga punya slogan LISA, Lihat Sampah, Ambil. Kenyataannya, masih ada saja sudut kota yang RANTASA, jorok, kumuh dan penuh tumpukan sampah. Juga, masih ada warga yang masih memilih membuang sampah di tepi jalan, atau…
Read More
Ibu Saya, Profesor Lulusan Sekolah Rakyat

Ibu Saya, Profesor Lulusan Sekolah Rakyat

Tulisan ini awalnya rangkaian status di facebook dalam memperingati Hari Ibu, 22 Desember 2014 silam. Lalu karena cukup panjang, saya memindahkannya ke blog pribadi yang Anda baca sekarang ini. Saya tiba-tiba teringat beliau, Hajjah Sitti Maryam Puang Mene, sosok seorang ibu, "guru", dan "dosen" serta "profesor"bagi anak-anaknya meski hanya tamat sekolah rakyat (SR). Ibu juga tak sempat lagi melihat kami diwisuda. Atau mendengar saya sudah berusaha menyelesaikan S2 saya. Bahkan tak juga menyaksikan ketika salah seorang adik kami dikukuhkan sebagai guru besar (profesor) di salah satu perguruan tinggi negeri di Makassar. Ibu keburu wafat disaat kami semua masih tertatih-tatih mengurusi mata…
Read More
Toggle Dark Mode