Blog Post

Temanku Seorang Wartawan Foto

Temanku Seorang Wartawan Foto

BI & MOTOR RONGSOK Dunia jurnalis atau wartawan, memang penuh dengan warna-warni. Selain kehidupan berburu berita, bekerja di bawah tekanan deadline atau batas akhir pengiriman dan penurunan berita, juga banyak pengalaman lucu-lucu terjadi. Baik dialami selama bertugas di lapangan, maupun tingkah laku yang kocak, menjengkelkan dan membahagian di antara sesama wartawan. (lebih…)
Read More
Dari POS SORE, HARIAN TERBIT, lalu Tenggelam

Dari POS SORE, HARIAN TERBIT, lalu Tenggelam

TERBIT pertama kali Juli 1972 dengan nama POS SORE. Koran sore yang didirikan oleh H. Harmoko -- mantan Menteri Penerangan, mantan Ketua DPR, mantan Ketua Umum Golkar ini -- masih satu grup dengan POS KOTA, koran kriminal pertama yang terbit di era rezim Soeharto. Setelah sempat dibredel bersama sejumlah koran nasional lainnya di zaman Orde Baru, harian POS SORE kemudian berganti nama menjadi HARIAN TERBIT. Selama beredar sudah 4 kali berganti pemimpin redaksi. Dimulai dari Abiyasa, HRS Hadikamdjaya, Bagus Sudharmanto dan terakhir Tarman Azzam. Selama beredar mengunjungi pembacanya, koran harian POS SORE pernah mencatat tiras terbanyak yang dicetak lebih dari…
Read More
‘Maudu Baku’, Maulid Gaya Makassar

‘Maudu Baku’, Maulid Gaya Makassar

Tradisi di kampung saya, Sudiang, Biringkanaya, Makassar, ada “Maudu Baku” atau “Maudu Bayao” setiap perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. “Maudu” adalah bahasa Makassar, diambil dari kata “Maulid”. Sedang “Baku” adalah “Bakul” yang terbuat dari daun lontar. Belakangan, fungsi baku sudah digantikan oleh ember plastik (embere, penyebutan dari lidah orang Makassar). Jadi sudah tidak tepat lagi bila disebut “maudu baku”, tapi “maudu embere”. Isi baku atau ember tadi, terdiri dari berbagai macam makanan dan lauk-pauk. Antara lain kaddo’ minynya atau ketan kuning, ikan bandeng parape, ayam goreng, sambal goreng, nasi setengah mateng (pamatara), mie goreng, juku kambu (ikan sudah dibumbui), juku…
Read More
Toggle Dark Mode