Wisata

Bermalam di Kaki Gunung Salak (1)

Bermalam di Kaki Gunung Salak (1)

MENIKMATI air panas Ciparay dan air terjun (Curug Cigamea), sungguh mengasyikkan. Kedua fasilitas yang ada di obyek wisata yang letaknya di sebelah barat Kota Bogor — atau di sekitar kaki Gunung Salak ini — makin lengkap terasa saat diselingi santap malam dengan ikan bakar yang dihidangkan di vila, tempat kami menginap. Suasana dingin pelan-pelan berangsur-angsur mulai mengakrabi badan. Ya, acara touring yang baru pertama digelar ini, dari awal diharapkan bertujuan memperkuat tali silaturahmi, kekompakan dan keakraban untuk meningkatkan semangat kerja. Jajaran Harian Terbit Jakarta yang juga diikuti karyawanPT Metro Pos (tempat kami mencetak koran), memilih lokasi itu untuk menghabiskan liburan Imlek…
Read More
Mampir ke Candi Sukuh Karanganyar (2)

Mampir ke Candi Sukuh Karanganyar (2)

SETELAH puas mengunjungi areal Candi Sukuh, wisatawan dianjurkan juga mengunjungi candi lainnya di areal destinasi wisata yang ada di daerah Kabupaten Karanganyar ini. Candi tersebut adalah  Candi Cetho. Jaraknya sekitar 7 km dari Candi Sukuh, yang masih sama-sama di lereng barat Gunung Lawu dan dalam Kabupaten Karanganyar, namun beda kecamatan yaitu kecamatan Jenawi. Untuk mencapai lokasi Candi Cetho, pengunjung yang datang dari Candi Sukuh, lalu turun dan kemudian menanjak lagi dan naik-turun berliku-liku. Setelah kebon teh, di kiri-kanan sebagian ditanami sayur mayur di antaranya kebon asparagus. Sering tampak angkutan pedesaan membawa sayur mayur, seperti kentang, wortel dan kol. Terlihat juga…
Read More
Mampir ke Candi Sukuh Karanganyar (1)

Mampir ke Candi Sukuh Karanganyar (1)

SALAH satu candi yang unik di Jawa Tengah, adalah Candi Sukuh yang berlokasi di Desa Sukuh, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, sekitar 36 km sebelah timur  kota Solo (Surakarta).  Dari kota Karanganyar sendiri, hanya sekitar 20 km. Dari Sragen juga mudah dijangkau dengan jarak sekitar 35 km hampir sama dengan jarak dari Solo ke Sukuh. Keunikan candi ini terletak pada arca-arca yang langka, di antaranya berbentuk manusia berkepala burung dengan sayap berkembang, mirip budaya Sumeria. Ragam hias reliefnya juga unik. Yang langsung terlihat adalah bentuk candi Hindu Syiwa itu sendiri yang sangat jarang, yaitu  seperti piramida terpancung. Kalau orang awam langsung…
Read More
Toggle Dark Mode