Media

Reuni Wartawan Sambil Bernostalgia

Reuni Wartawan Sambil Bernostalgia

REUNI WARTAWAN SAMBIL NOSTALGIA - Catatan : Nur Terbit Semula, hanya sekedar mau NGUPI BARENG sambil bernostalgia. Saling berbagi cerita masa lalu. Tapi bergeser ke uji nyali di depan mic diiringi organ tunggal. Maka jadilah kami menyanyi -- tentu saja dengan "suara emas" yang kami miliki masing-masing 🫢 Ternyata, diam-diam semua punya bakat yang terpendam selama ini, selain bakat meliput dan mahir mengetik berita 🤣 Itulah yang terjadi saat kami bersama teman-teman mantan wartawan dan karyawan alumni HARIAN TERBIT (Pos Kota Grup) "reuni" di Warung Bang Ali, Tebet,  Pancoran, Jakarta Selatan, Sabtu 21 September 2024.  Terima kasih kepada tuan rumah…
Read More
Harian Terbit “Terbenam” Lahir Pos Sore

Harian Terbit “Terbenam” Lahir Pos Sore

SETELAH SURAT KABAR HARIAN TERBIT "TERBENAM", MAKA LAHIRLAH POSSORE ONLINE Media cetak boleh saja sudah lama tutup, koran atau surat kabar pun sudah kehilangan pembacanya dan tidak bisa bertahan lama. Tapi yang namanya profesi wartawan, tidak pernah lelah dan tidak mengenal kata pensiun. Profesi satu ini memang kelihatan tidak ada matinya. Buktinya, Kamis 24 September 2026 lalu mereka berkumpul lagi seolah reuni kembali. Para mantan wartawan "Harian Terbit" dari "Pos Kota Grup" ini. Antara lain ada Maghfur Ghazali, Harial Maruhim, Tety Polmasari, Fenti Ruchyat, Marolop Situmorang, Nur Aliem Halvaima (Nur Terbit), menyusul datang Ramly Amin Simbolon dan DR Bagus Sudarmanto…
Read More
Teman Wanita Cantik di Facebook

Teman Wanita Cantik di Facebook

Ini fakta dan benar-benar terjadi dan saya alami sendiri. Jadi maaf, bukan bermaksud sombong. Tapi saking banyaknya cewek cantik yang minta berteman, saya kewalahan untuk meng-add mereka..Jadi serba salah. Padahal tujuan saya cuma satu, mau cari teman yang banyak dan sebanyak-banyaknya di dunia maya. Kebetulan yang masuk dan mengajak berteman, umumnya dari kaum Hawa. Sedang kaum Adam-nya hanya segelintir. Seperti kejadian yang saya alami sendiri secara langsung. Karena repot menjawab satu demi satu, saya hanya bisa kasih jempol sebagai bentuk respon. Eh ada di antaranya yang marah, dia bilang "koq cuma jempol, chat saya cuma dibaca, terganggu ya mas?". Yang…
Read More
Toggle Dark Mode