Salah Ketik, Cuek Aja Kalau Lagi Menulis di Social Media
IDE TULISAN ini diilhami setelah beberapa kali saya menulis status di Facebook (FB), dimana status tersebut ternyata “bermasalah”. Kenapa bermasalah? Ya, itu tadi, gara-gara salah ketik. Dampaknya, tulisan status tersebut diprotes oleh seorang teman Facebooker. Alasannya merusak tata bahasa dan aturan penulisan ejaan yang disempurnakan, atau lebih popular disingkat EYD. Akh, awalnya kesal juga diusilin begitu. Saya cuekin saja. Menulis lagi dan menulis lagi dengan, tentu saja, mengulang kesalahan lagi. Salah ketik, salah ejaan, salah penggunakan huruf kecil yang seharusnya menggunakan huruf besar. Coba saja pikir. Ketika dengan terburu-buru saya mengetik kata Allah dengan huruf “a” kecil, dia protes, harusnya…
