Begini Modus Penipuan Minta Pulsa di Medsos Berdalih Pertemanan

Hati-hati menerima permintaan pertemanan di media sosial. Ujung-ujungnya cuma mau minta pulsa. Uh, nyatanya cuma modus operandi penipuan. Jadi hati-hati.

Atau lebih ekstrim lagi, dia menggunakan akun orang terdekat seperti teman dan lain sebagainya, lalu minta pinjam uang atau ditransfer via rekening bank.

Dari sejumlah kejadian, pelaku biasanya menggunakan sarana penipuan ini melalui kontak BBM atau Facebook.

Mereka sengaja menampilkan wajah dirinya yang masih ABG atau gadis cantik, sebagai trik mengelabui, atau bahkan untuk modal merayu calon korbannya.

Semula tulisan ini saya share di akun Facebook saya berupa status sebagai upaya berbagi pengalaman kepada follower saya. Ternyata, tidak sedikit di antara mereka yang juga pernah mengalami. Bahkan sempat jadi “korban”.

Dari tulisan status FB tersebut, mendorong saya untuk mencoba menulis lebih detail, runut dan runtut. Termasuk pola dan tahapan penipuan pelaku dengan modus pertemanan di medsos itu.

Berikut ini pengalaman saya yang nyaris jadi calon korbannya. Modus operandinya adalah dimulai dengan:

* MODUS PERTAMA
Menggunakan foto profil wajah ABG yang tentu saja cantik (bahkan pakai nama Princees segala), lalu minta diajak berteman atau minta di-invite.

* MODUS KEDUA
Setelah di-invite, lalu pelaku berbasa-basi, sok akrab, dan memberi kesan kalau dirinya lagi susah. Nah, di sini biasanya dia mulai melancarkan “serangan” awal…

* MODUS KETIGA
Masuk ke persoalan inti, minta pulsa. Selanjutnya, ya terserah Anda. Mau melayani permintaannya atau sekalian ikut dengan “permainan” dia.

Kalau saya sih, langsung saya delete, hapus pertemanan, lalu berdoa semoga orang seperti ini insyaf dan sadar bahwa tindakannya tidak terpuji.

Semoga status ini bisa bermanfaat bagi teman-teman facebooker atau pengguna medsos semua.

Salam

Nur Terbit

SEJUMLAH KOMENTAR DI AKUN FACEBOOK SAYA : NUR TERBIT, MENANGGAPI STATUS SOAL PENIPUAN TERSEBUT.


By nurterbit

Nama lengkap Nur Aliem Halvaima (NAH), nama pena Nur Terbit, Jurnalis, Lawyer, Blogger, YouTuber, Vlogger dan selama 34 tahun (1980-2014) mengabdi sebagai wartawan dan editor Harian Terbit versi cetak serta Admin Harian Terbit Online (Pos Kota Grup). Selanjutnya mencoba mengelola media cetak dan online sendiri hingga sekarang. Saat ini sudah menyelesaikan amanah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Timur periode 2009-2012, 2012-2015. Selanjutnya mengemban amanah yang baru sebagai Pengurus PWI Jaya dengan posisi Koordinator Wartawan Bidang Multimedia. Kegiatan sehari-hari juga diisi dengan kesibukan sebagai pengurus yayasan pengelola sekolah TK & PAUD di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pendidikan terakhir Magister Hukum (S2) Program Studi Hukum Bisnis, Universitas Islam Jakarta (UIJ) 2015 dengan tesis tentang "Pola Pengupahan Untuk Kesejahteraan Wartawan Media di Provinsi DKI Jakarta".

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Toggle Dark Mode