Sosok

Lika-liku Kehidupan ‘Paganrang’ Kota Makassar

Lika-liku Kehidupan ‘Paganrang’ Kota Makassar

Daeng Saleh, tercatat sebagai warga Kampung Bugis, Batang Ase, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. "Sudah masuk areal komplek militer Kostrad," kata Daeng Saleh. Namun rumah panggung khas etnis Makassar yang ditempati Daeng Saleh bersama anggota keluarganya, berada di sebelah utara Bandara (lama) Sultan Hasanuddin, Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Dia sudah berpuluh tahun menjalani profesi sebagai PAGANRANG KELILING, yaitu pemain musik keliling dari rumah ke rumah, dari panggung ke panggung untuk mengisi acara hajatan, khitanan atau upacara adat. Ketika saya bertemu Daeng Saleh bersama 4 anggota tim kelompok musik etnisnya ini, ia sedang "bertugas" mengawal pesta perkawinan…
Read More
Kapolri Tito Karnavian Jadi Warga Kehormatan Kota Makassar

Kapolri Tito Karnavian Jadi Warga Kehormatan Kota Makassar

MAKASSAR -- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dianugerahi sebagai Warga Kehormatan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 23 Agustus 2016. Penganugerahaan tersebut dilakukan langsung oleh Walikota Makassar, Danny Pomanto dalam sebuah upacara adat di Kota Makassar, disaksikan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo. Penganugerahan ini merupakan wujud rasa bangga warga kepada Kapolri Jenderal Tito Dalam acara penganugerahan tersebut, Kapolri menerima sehelai sarung sutera, passapu atau penutup kepala khas Makassar yang terbuat dari kain, dan sebilah keris pusaka dengan gagang berbahan gading ukir dari Kabupaten Luwu. Selain itu, Kapolri juga diberikan sampir (balimbing) ukir, sarung perak yang khusus dibawa dari Kabupaten Bone…
Read More
Kasmini, Potret Pahlawan Keluarga

Kasmini, Potret Pahlawan Keluarga

Dengan menunggang sepeda bututnya, Kasmini mendatangi rumah para majikannya sebagai buruh cuci. Dalam sehari ia bekerja di 3 rumah majikannya. Begitu setiap hari, dari pagi hingga siang hari. Dari satu pintu ke pintu rumah yang lain. Salah satunya adalah rumah kami. Tugas Kasmini memang setumpuk, dari mulai bersih-bersih rumah, menyiram kembang, mencuci, mengepel, hingga menyetrika pakaian. Untuk pekerjaannya ini, Kasmini menerima upah antara Rp 350.000 sampai Rp 800.000/bulan/majikan. Total sebulan sekitar Rp 1,5 juta. ***** Kasmini lahir di Cilacap, Jawa Tengah, 30 Oktober 1970. Bulan November tahun 1990, Kasmini dipersunting oleh Supariyanto, pria kelahiran Grobogan, Semarang, Jawa Tengah. Dari buah…
Read More
Toggle Dark Mode