Marak Gerak Jalan Sehat, Di Ibukota – Daerah

Teks : Bersama anak, istri, mantu dan cucu ikut Car Free Day (CFD) di jembatan KH Noer Alie, Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat sambil gerak jalan sehat (foto dok : Nur Terbit)

Gerak Jalan Sehat, Dari Ibukota – Daerah – Catatan Blog : Nur Terbit.

Kegiatan olahraga dalam bentuk gerak jalan sehat (santai), memang sudah menjadi kebiasaan orang Indonesia.

Selain ramai pesertanya, juga tidak memerlukan biaya mahal. Cukup kaos dan celana olahraga dan sepatu olahraga. Jalan deh rame-rame.

Maka sudah bisa bergabung dengan peserta gerak jalan sehat, terutama pada hari libur khususnya kegiatan yang menyatu dengan Car Free Day (CFD), atau hari tanpa kendaraan.

Di tempat tinggal saya di Kota Bekasi, gerak jalan sehat dalam bentuk CFD, cukup ramai dengan menggunakan jalan protokol. Peserta gerak jalan sehat ini melintas dari Jalan Ahmad Yani – depan Kantor Wali Kota – depan Stadion Patriot Chandrabaga – hingga Summarecon. Begitu juga arah sebaliknya.

Begitupun di Jakarta sebagai Kota Metropolitan. Setiap hari libur (Mingu atau Ahad) ramai peserta gerak jalan sehat. Jalan protokol yang biasanya padat kendaraan, berganti dengan pejalan kaki.

Mulai dari Bundaran Hotel Indonesia (HI) melintasi Jalan MH Thamrin – Jenderal Soedirman hingga pusat perbelanjaan Blok M di Jakarta Selatan.

Video gerak jalan guru TK – Sumber video : channel YouTube @NURTERBIT 👇

GERAK JALAN SEHAT DI DAERAH

Suatu hari ketika pulang mudik, ketemu juga kegiatan gerak jalan sehat. Tiga hari setelah tiba di kampung halaman, Sudiang, Biringkanaya, pinggiran Kota Makassar, saya bersama keluarga besar mengikuti gerak jalan sehat.

Ketika masih di Jakarta, keluarga di Sudiang Makassar memang sudah mengirimkan link formulir untuk mendaftat sebagai peserta gerak jalan sehat. Jadi begitu 3 hari sejak tiba di kampung, langsung hadir pada hari H pelaksanaan.

“Alhamdulilah saya sudah daftar untuk acara jalan sehat anak rakyat kecamatan Biringkanaya. Terima kasih,” begitu saya tulis di kolom grup what’s app panitia gerak jalan sehat.

Gerak jalan sehat ini digagas oleh yang mengklaim diri “Pak Ketua Anak Rakyat”, yakni Rudianto Lallo, SH yang tidak lain ketika itu adalah Ketua DPRD Kota Makassar. Namun sekarang di tahun 2026, beliau sudah anggota DPR RI di Senayan, Jakarta.

Inilah kegiatan pertama yang kami ikuti sebagai perantau, yang kebetulan lagi pulang mudik ke kampung halaman Kota Daeng, Makassar, Sulsel.

Gerak jalan sehat ini sendiri, berlangsung di Perumahan Taman Sudiang Indah, Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya. Peserta gerak jalan mengitari perumahan yang tidak jauh dari rumah saya (Bang Nur Terbit) dan sanak keluarga.

Peserta dilepas di garis start dan finish oleh Rudianto Lallo, penggagas acara ini. Usai gerak jalan dilaksanakan pemberian Badan Penyelenggara Jaminan Sosia (BPJS) Tenaga Kerja di panggung utama bagi pekerja rentan.

Pemberian BPJS Tenaga Kerja ini hasil kerjasama Yayasan Anak Rakyat yang dipimpin langsung oleh Rudianto. Untuk Kota Makassar, katanya, sudah ada 1.000-an pekerja di seluruh kecamatan di Kota Makassar, sudah jadi anggota BPJS.

Rudianto sendiri adalah Ketua DPRD Kota Makassar, selain juga menjabat Ketua Dewan Pendidikan Makassar, Wakil Ketua BAPPILU DPW Nasdem Sulsel, Ketua Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (IKA UNHAS) Makassar, dan Ketua Umum IKA SMA 6 Makassar.

Di atas panggung acara, terbentang spanduk besar sekaligus sebagai menutup untuk latar belakang dengan potret berjejer dari kiri dan kanan: Surya Paloh, Rusdi Masse, Rudianto Lallo, Wakil Walikota Hj. Fatmawati Rusdi dan Muh Ramdhan Pomanto.

Kelima pemilik potret yang dipajangnya di panggung tersebut, tentu bukan orang biasa. Surya Paloh misalnya, dikenal dengan “Raja Media” sekaligus Ketua Umum Partai Nasdem.

Sementara Rusdi Masse, mantan Bupati Barru, kini Ketua DPW Partai Nasdem Sulawesi Selatan. Di sebelahnya atau tepatnya paling tengah, adalah Rudianto Lallo yang sudah disebutkan di atas, Ketua DPRD Kota Makassar yang juga Wakil Ketua BAPPILU DPW Nasdem Sulsel.

Selanjutnya adalah potret wajah Wakil Wali Kota Makassar Hj. Fatmawati Rusdi, istri Rusdi Masse dan Muh Ramdhan Pomanto, tidak lain adalah Wali Kota Makassar. Bukan kebetulan kalau Wali Kota dan Wakilnya adalah juga orang Partai Nasdem.

Fatmawati Rusdi misalnya (lahir di Parepare, Sulawesi Selatan, 9 Mei 1980; umur 42 tahun) adalah seorang politikus asal Sulawesi Selatan yang terpilih sebagai Wakil Walikota Makassar pada periode 2021-2024 mendampingi Danny Pomanto.

Dari gambar wajah-wajah yang terpampang di atas panggung, jelas ini adalah kampanye, atau bahasa halusnya adalah sosialisasi menjelang 2024 yang dikemas dalam bentuk kegiatan jalan sehat.

Tidak heran jika sepanjang jalan yang dilalui oleh peserta gerak jalan sehat ini, sejumlah poster dan spanduk ikut mengawal perjalanan mereka. Yang paling menonjol adalah spanduk bergambar wajah Rudianto Lallo dengan tulisan “Next Makassar 2024”.

Kepada peserta gerak jalan sehat ini, Rudianto dalam wawancara dengan awak media, juga kata sambutan di atas panggung, menyatakan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah tidak lain sebagai ajang silaturahim.

“Ya, ini bentuk silaturrahim, kebersamaan, persatuan di antara masyarakat. Jadi marilah kita jaga kesehatan, sikap gotong royong untuk Makassar yang lebih baik,” katanya.

Yang menarik, usai acara jalan kaki sehat ini dilanjutkan penarikan kupon berhadiah untuk peserta. Sejumlah hadiah hiburan disiapkan. Dari kalender (almanak), setrika hingga beberapa jenis hadiah lainnya.

Tapi yang tidak kalah menggiurkan, adalah adanya hadiah utama 1 unit motor, dan juga hadiah berangkat umroh bagi yang beruntung.

Adalah Ibu Darwisah, seorang guru mengaji, beruntung mendapatkan hadiah umroh. Sedang seorang penjual peyek, mendapat 1 unit motor.

“Alhamdulilah… alhamdulilah,” kata Ibu Darwisah, sambil menangis terharu saat naik ke panggung menerima hadiah dari tangan Rudianto Lallo.

Keseruan saat penerimaan hadiah umroh ini kepada Ibu Darwisah, ada di link Instagram @rudianto_lallo di bawah ini:

https://www.instagram.com/reel/CojmZgwpo2c/?igshid=YmMyMTA2M2Y=

Lain lagi dengan seorang ibu penjual peyek. Saat lagi asyik menjaga stand penjualan peyeknya, tiba-tiba namanya disebut sebagai peraih hadiah 1 unit motor.

GERAK JALAN SEHAT PASCA-MUDIK

Gerak Jalan Sehat setelah pulang mudik adalah langkah tepat untuk memulihkan kebugaran tubuh, melancarkan sirkulasi darah, dan melepas ketegangan otot akibat duduk terlalu lama di kendaraan.

Dalam sebuah artikel yang saya baca, disebutkan kalau ada waktu terbaik untuk memulai geraknjalan sehat ini.

• Beri Jeda Istirahat: Jangan langsung melakukan jalan sehat sesaat setelah tiba di rumah. Pastikan tubuh Anda sudah mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas (minimal 7–8 jam) untuk memulihkan energi utama.

• Pilih Waktu yang Sejuk: Lakukan gerak jalan pada pagi hari (pukul 06.00 – 07.30) untuk mendapatkan udara segar dan paparan sinar matahari pagi, atau sore hari (pukul 16.00 – 17.30) agar terhindar dari dehidrasi akibat cuaca terik.

Tahapan durasi dan fokus gerakan pada kegiatan gerak jalan sehat.

1. Pemanasan (Warming Up) 5 – 10 Menit Regangkan otot leher, bahu, punggung, dan kaki secara perlahan. Putar pergelangan tangan dan kaki untuk melumasi sendi yang kaku.

2. Jalan Santai (Inti) 20 – 30 Menit Berjalanlah dengan kecepatan konstan yang nyaman. Jaga postur tubuh tetap tegak dan ayunkan tangan secara rileks. Jangan memaksakan intensitas yang terlalu tinggi.

3. Pendinginan (Cooling Down) 5 Menit Turunkan tempo berjalan secara bertahap hingga berhenti, lalu lakukan peregangan statis pada otot betis dan paha agar tidak kram.

Tips Penting untuk Menjaga Kebugaran

1. Tetap Terhidrasi: Selalu bawa botol air minum. Minum air putih yang cukup sebelum, selama, dan setelah jalan sehat untuk mengganti cairan tubuh yang hilang selama perjalanan mudik.

2. Gunakan Alas Kaki yang Tepat: Pakai sepatu olahraga yang empuk dan nyaman demi menghindari cedera atau lecet pada kaki.

3. Dengarkan Sinyal Tubuh: Jika Anda merasa pusing, mual, atau kelelahan ekstrem di tengah jalan, segera hentikan aktivitas dan carilah tempat yang teduh untuk beristirahat.

4. Kembali ke Pola Makan Sehat: Imbangi olahraga ringan ini dengan mengonsumsi makanan padat nutrisi seperti buah, sayur, dan protein untuk mempercepat pemulihan fisik.

Demikian tips dan cerita pengalaman mengikuti gerak jalan sehat. Apakah agenda gerak jalan sehat Anda juga merupakan kegiatan massal di kampung halaman atau inisiatif mandiri bersama keluarga? Tinggalkan komentar Anda. Terima kasih.

Salam : Nur Terbit

*Tulisan blog ke-46, edisi Kamis 1 Oktober 2026, untuk diikutkan Lomba Blog Kemerdekaan RI, digelar Wijaya Kusumah (Omjay) – https://www.wijayalabs.com

By nurterbit

Nama lengkap Nur Aliem Halvaima (NAH), nama pena Nur Terbit, Jurnalis, Lawyer, Blogger, YouTuber, Vlogger dan selama 34 tahun (1980-2014) mengabdi sebagai wartawan dan editor Harian Terbit versi cetak serta Admin Harian Terbit Online (Pos Kota Grup). Selanjutnya mencoba mengelola media cetak dan online sendiri hingga sekarang. Saat ini sudah menyelesaikan amanah menjabat Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jakarta Timur periode 2009-2012, 2012-2015. Selanjutnya mengemban amanah yang baru sebagai Pengurus PWI Jaya dengan posisi Koordinator Wartawan Bidang Multimedia. Kegiatan sehari-hari juga diisi dengan kesibukan sebagai pengurus yayasan pengelola sekolah TK & PAUD di Kota Bekasi, Jawa Barat. Pendidikan terakhir Magister Hukum (S2) Program Studi Hukum Bisnis, Universitas Islam Jakarta (UIJ) 2015 dengan tesis tentang "Pola Pengupahan Untuk Kesejahteraan Wartawan Media di Provinsi DKI Jakarta".

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Toggle Dark Mode