Ziarah

Catatan Perjalanan Umrah Era Soeharto (5)

TKW Indonesia di Arab (sumber foto: www.kemlu.go.id)
TKW Indonesia di Arab (sumber foto: www.kemlu.go.id)
Written by nurterbit
* Paspor Hilang
Rombongan umrah Dewan Masjid Indonesia (DMI) yang sekretariatnya bermarkas di lantai dasar Masjid Istiqlal Jakarta, sempat juga direpotkan soal proses dokumen perjalanan ini, khususnya masalah paspor di mana saya ikut sebagai anggota rombongan umrah DMI.
Menjelang berangkat, entah penyebabnya apa, sehingga paspor saya “tercecer” di Kedubes Saudi Arabia saat pengurusan visa. Begitu juga waktu akan kembali ke tanah air. Di Jeddah, saat akan meninggalkan hotel, Muhammad Johannes Eko Gigi, salah seorang  jamaah umrah asal Flores,
bingung mencari paspornya karena terselip ditumpukan pakaiannya dalam koper.
Paspor, memang ibarat “nyawa” bagi jamaah. Kalau tercecernya masih di Indonesia, belum seberapa, sebab paling resikonya hanya pemberangkatan umrahnya tertunda. Tapi, kalau hilangnya di Arab? Selain hilang pula kesempaan pulang ke tanah air (minimal tertunda 2-4 hari), resiko yang lain dan paling berat adalah berurusan dengan petugas keamanan Arab.
“Kalau seseorang tidak bisa membuktikan dokumen perjalanannya, bisa masuk penjara karena dianggap bukan jamaah umrah resmi yang berangkat dengan rombongan travel biro haji umrah, tapi dicurigai sebagai pendatang haram,” kata H Abdul Latief Yahya, perwakilan DMI di Arab Saudi.
Apa yang dikatakan oleh Pak Latief ini, memang ada benarnya. Sudah banyak kasus dan contoh yang dialami bangsa kita di Arab, terutama TKW dan TKI,  akibat terbukti sebagai “pendatang haram” — yakni orang yang masuk negeri Arab tanpa dilengkapi dokumen perjalanan yang resmi.
Pemeriksaan ketat dilakukan petugas imigrasi dan aparat keamanan Arab di bandara.Itu sebabnya, sekalipun menggunakan komputer, petugas imigrasi Arab di Bandara King Abdul Azis, pemerikasaan dokumen cukup ketat. Bahkan cenderung lelet.
Mendengar cerita Abdul Latief soal resiko (jika paspor jamaah ada yang hilang, saya dan Johannes langsung berkeringat dinign. Nah, bagi calon jamaah umrah atau haji, ini pengalaman berharga. Jagalah paspor masing-masing jangan sampai hilang atau tercecer.Kecuali, jika ada yang ingin merasakan bagaimana penjara Arab, tentu lain soal. Itulah risiko jika paspor hilang. (bersambung)

4 Comments

Tinggalkan Balasan ke nurterbit X