Transportasi

Pengalaman Naik Kereta LRT Jabodetabek di Jakarta (1)

Kereta Light Rail Transit (LRT) atau Lintas Rel Repadu Jakarta adalah jawaban dari cita-cita transportasi publik terpadu berbasis rel di Jakarta (foto : jakarta.go.id)
Kereta Light Rail Transit (LRT) atau Lintas Rel Repadu Jakarta adalah jawaban dari cita-cita transportasi publik terpadu berbasis rel di Jakarta (foto : jakarta.go.id)
Written by nurterbit

KERETA LRT JABODEBEK – Saya memang sudah termasuk ketinggalan mencoba LRT Jabodebek ini, setelah resmi beroperasi sejak 28 Agustus 2023. Rencana mau jajal juga nanti kereta cepat Cina “Whooss” Jakarta-Bandung melalui Stasiun Halim, Jakarta Timur.  Gak apa-apa juga sih, dari pada tidak pernah merasakan sama sekali? hanya cerita dari orang? hehehe..

Selasa pagi 23 April 2024, iseng-iseng coba jajal kereta layang LRT Jabodebek (Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi minus Tangerang). Berangkat pukul 08.00 WIB dengan LRT Bekasi Line.  Saya naik dari Stasiun Jati Mulya, Bekasi Timur, Kota Bekasi hingga tiba di stasiun akhir Dukuh Atas pukul 08.45 WIB. Hanya butuh 45 menit dibanding naik transportasi umum lainnya.

LRT adalah akronim dari Light Rail Transit atau Lintas Rel Repadu, yang hanya bisa menjangkau daerah tertentu. LRT Jakarta adalah jawaban dari cita-cita transportasi publik terpadu berbasis rel di Jakarta. LRT Jakarta menjadi transportasi publik pertama di Indonesia yang menggunakan sistem articulated bogie, memungkinkan kereta melaju dengan aman di kontur trek yang ekstrem sekalipun. Sehingga, Anda akan merasakan kenyamanan saat menaiki LRT Jakarta.

Sebagai transportasi rendah karbon dan ramah lingkungan, LRT Jakarta menjadi salah satu moda transportasi untuk menekan emisi karbon di Jakarta. LRT Jakarta berada di bawah pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, yaitu PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau JakPro.

Alhamdulillah, untuk kereta MRT (Mass Rapid LP poll) — moda transportasi kereta yang lain di Jakarta selain LRT dan Kereta Listrik (KRL) CommuterLine Jabodetabek — bisa menjangkau daerah yang lebih luas. Kereta yang beroperasi di bawah tanah Jakarta, sudah merasakan lebih awal.

Salah seorang pengguna transportasi LRT Jakarta (foto dok Nur Terbit)

Salah seorang pengguna transportasi LRT Jakarta (foto dok Nur Terbit)

Khusus LRT ini memiliki 3 lintas yaitu Cibubur – Cawang, Bekasi Timur – Cawang dan Cawang – Dukuh Atas. Modalnya cukup memiliki e-money alias duit plastik minimum saldo sebesar Rp 8.500,-.

Berbeda dengan kereta listrik yang ada, LRT Jabodebek beroperasi tanpa Awak Sarana Perkeretaapian (driverless) dan melayang di atas sisi kiri jalan tol Jakarta – Cikampek arah Bekasi Timur atau sebaliknya. Kalau LRT Cibubur Line melintas di atas tepi kanan jalan Tol Jagorawi (Jakarta, Bogor, Ciawi).

Seru kan? Karena masih penasaran, saya pindah jalur. Sengaja tidak keluar dari stasiun ketika masih di Stasiun Dukuh Atas tapi pindah ke jalur 1.

Saya pulang bukannya dengan LRT Bekasi Line lagi. Tapi ganti naik geebong LRT Cibubur Line via TMII, Kampung Rambutan, Ciracas dengan stasiun akhir Harjamukti.

Tiba di Stasiun Harjamukti, pindah jalur lagi arah balik ke Stasiun Cawang, selanjutnya dari Cawang ganti jalur kembali arah Bekasi dengan Stasiun Jati Mulya, stasiun akhir sekaligus stasiun awal saat memulai perjalanan “wisata kereta” saya Selasa pagi itu. Bagaimana pengalaman sayaselanjutnya? ikuti tulisan berikutnya yang lebihseru!!  (Bersambung).

Leave a Comment