FOTO UNIK DARI BOROBUDUR –Oleh : Nur Terbit
Jika diperhatikan sepintas 2 (dua) foto yang saya posting ini, sebenarnya biasa saja.
Artinya, tidak ada yang istimewa berfoto dengan latar belakang wanita cantik membawa bendera merah putih, menunggang kuda. Biasa aja kan?
Tapi, foto ini jadi unik jika dicermati lebih jauh. Misalnya, fokus ke arah kuda hitam, jangan terpesona dengan ketampanan sosok pria berbusana adat Makassar berwarna hijau ini…ciieeh…
Ayo kita mulai fokus. Coba sekali lagi deh memperhatikan. Pandangan fokus ke arah keempat kaki bagian depan dan belakang dari kuda hitam ini. Sudah lihat? Ada yang aneh? Ya, betul. Anehkan? Masa’ ada kaki kuda bersepatu?
Nah, itu dia yang saya maksud: kaki kuda dalam foto di atas ternyata bersepatu layaknya manusia. Setelah saya usut, memang mereka adalah manusia bersepatu. Jadi bukan kuda bersepatu..hahaha…
Ceritanya, ini memang “kuda-kudaan” alias kuda KW, kuda bohongan. Ada dua pria berjalan beriringan lalu “dibungkus” dengan penutup khusus menyerupai kuda.
Biar terlihat alami, maka dihadirkanlah seorang wanita cantik itu, seolah-olah lagi menunggang kuda, sebagai peserta di acara karnaval budaya di Jawa Tengah.
Jelasnya, ini foto ketika saya berada di pelataran Candi Borobudur, Magelang, mengikuti Festival Adat Budaya Nusantara (FABN) II Jawa Tengah sebagai pemangku adat (Gallarrang Sudiang) Kerajaan Gowa, 09-13 Desember 2022 lalu.

Saya (tengah) bersama istri Bunda Sitti Rabiah (kanan) dan pemangku adat dari daerah lain (kiri) saat di atas bus menuju Candi Borobudur – Foto : Nur Terbit
Kegiatan FABN II Jawa Tengah ini sendiri, digelar oleh Dewan Pimpinan Pusat Masyarakat Adat Nusantara (DPP MATRA) — dengan Ketua Umum Andi Bau Malik Karaengta Tukajannangngang dari Kab Gowa, Sulsel.
Nah begitulah ceritanya. Saya sempat terkecoh, juga mungkin Anda semua yang melihat foto ini. Ada kuda hitam, dengan penunggangnya seorang wanita cantik, yang ternyata kudanya kuda KW 🐎 jadi jelas bukan foto editan……hehe…
Demikian. Selamat berpuasa bagi yang menjalankan. Selamat beraktivitas bagi kita semua. Sampai bertemu di FABN ke-III di Padang, Sumatera Barat. Salam dari Kota Makassar Sulsel – Rabu 050423
#NurTerbit #MudikKeMakassar #WartawanBangkotan #2023


Jangan heran kalau lagu ini bisa jadi original soundtrack kebahagiaan kita sehari-hari.
Lagu yang mana nih?
Artikel yang sangat membantu, saya akan merekomendasikannya kepada teman-teman.
Terima kasih sebelumnya @Warna mint
Penulisnya sangat menguasai materi yang dibahas, sangat ahli.
Ah bisa aja pingui kaisar hehehe…
Artikel yang menginspirasi, membuat saya ingin belajar lebih banyak tentang topik ini.
Terima kasih…mari kita saling belajar
Teman Bahagia, sebuah masterpiece yang membuatku bangga dengan musik Indonesia.
Terima kasih…
Saya suka cara penulis memberikan solusi yang praktis.
@Pengertian seni rupa terapan: Syukurlah jika menyuai cara penulisan saya. Terima kasih
Artikel yang memberikan perspektif yang menyentuh soal kesehatan mental masyarakat.
Terima kasih
Artikel yang sangat informatif dan mudah dipahami. Terima kasih banyak!
@Slot gacor: terima kasih sudah mampir…