Teks : Tulisan lucu di baju kaos sebagai reaksi kocak untuk MBG (dok media sosial)
Kalau ulasan di tulisan sebelumnya tentang MBG (Makanan Bergizi Gratis) terkesan serius, maka kali ini saya coba lebih “Sersan” = Serius Tapi Santai. jadi kalau ingin tahu keseruan dari tulisan saya sebelumnya? klik dan baca link di bawah ini šš
MBG DARI SINGKATAN LUCU HINGGA KEJADIAN HOROR
Di tengah maraknya pemberitaan soal MBG ini, ternyata saya sendiri sudah lama menikmatinya. Setidaknya, setelah saya menikah atau berumah tangga pada tahun 1987, atau 39 tahun silam.
Jujur, MBG versi saya ini sudah ada, jauh sebelum Presiden Prabowo Subianto menjadikan MBG ini sebagai salah satu programkan andalannya. Apa itu?
Kalau versi Prabowo MBG itu singkatan dari “Makanan Bergizi Gratis”, maka versi saya MBG itu adalah singkatan dari “Masakan Bini Gua”.Ā Istilah “Bini” adalah sebutan sehari-hari bagi istri di kalangan masyarakat Betawi di Jakarta.
Tentu saja “Masakan Bini Gua” ini dijamin aman, Insya Allah tidak ada yang keracunan sampai harus digotong ke rumah sakit dan dirawat di ICU (Intensive Care Unit) –Ā atau ruang UGD (Unit Gawat Darurat) yaitu ruang khusus di rumah sakit untuk merawat pasien dengan kondisi kritis atau mengancam nyawa.
Tanpa bermaksud promosi, kebetulan profesi istri saya memang adalah Guru, maka MBG bisa juga berarti singkatan dari “Masakan Bu Guru”.Ā

Saya dan istri yang guru, mengapit Raja Gowa 37 (alm) YM Maddusila Daeng Mannyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II (foto dok Nur Terbit)
Gak salah kan?, dari pagi hingga siang hari dia mengajar di sekolah, pulangnya ya tetap masak di rumah.
Untuk MBG di sekolahnya sendiri, para guru dan teman-teman guru juga mempunyai kiat. Yaitu bagaimana cara agar murid-muridnya aman dari keracunan setelah menyantap MBG.
“Caranya, sebelum MBG dicicipi oleh murid-murid, diujicobakan terlebih dahulu kepada guru mereka. Ya kita yang duluan makan,” cerita istri saya.
Kemudian ditunggu reaksinya dari satu hingga dua jam. Jika aman dan tidak ada gejala keracunan, ya barulah diberikan MBG tersebut kepada murid-muridnya.
“Jadi guru-gurulah yang dijadikan kelinci percobaan. Kalau aman, Alhamdulillah. Kalau ternyata beresiko, ya anggaplah guru sebagai tumbalnya hehe…..,” candaĀ guru teman istri saya yang lain.
Alhamdulillah sih, dari sejak sekolah istri saya mendapat kiriman jatah dari dapur MBG, belum ada murid-muridnya yang keracunan. Semoga aman-aman saja. Insyaallah. Aamiin….
KEPANJANGAN MBG DARI BERBAGAI VERSI
Sekedar diketahui, istri (bini) saya di rumah itu selain tentu ibu rumah tangga, juga kebetulan kesibukannya sehari-hari di luar rumah adalah guru. Orang yang menjalani profesi sebagai guru.
Oh ya. Guru juga menerimaĀ uang insentif loh dari MBG disesuaikan dengan jumlah siswa penerima MBG, berkisar Rp20 ribu hingga Rp200 ribu per hari sesuai petunjuk teknis (juknis) tahun 2026.
Insentif ini telah berjalan sejak November 2025 dan disesuaikan pada 2026 sebagai bentuk apresiasi atas tugas tambahan guru.
Khusus kepada istri saya yang kebetulan juga guru, soal masak-memasak, maka dia sendirilah yang melakukannya tanpa harus dibantu oleh asisten rumah tangga.
Karena itu setelah pulang mengajar dari sekolah, dia tetap memasak untuk suami dan anak-anaknya kalau sudah sampai di rumah.
Jadi MBG bagi kami itu ada 2 (dua) sebutannya : 1). MBG = Masakan Bini Gua, 2). MBG = Masakan Bu Guru
Nah berikut ini buktinya. Foto-foto bagaimana terhidang di rumah saya menu MBG alias “Masakan Bini Gua” sekaligus “Masakan Bu Guru”. Ya mirip-mirip juga sih dengan MBGš
Kalau ditambah istilah yang dari bahasa daerah Makassar, ya MBG juga = “Masakangna Bainengku Gang” š
Soalnya di Makassar ternyata sudah lama juga ada MBG yang dikonsumsi oleh para laki-laki yang sudah beristri.
Misalnya kalau ditanya, “Inai Anne appallu-pallu”? (bahasa daerah Makassar, artinya “Ini masakan siapa?”)
Dijawab : “MBG = Masakangna Bainengku Gang (masakan dari istriku sendiri, kawan!) š„±
Belum lagi kalau singkatan versi lain yang lebih ekstrim. Misalnya dari BEM UI – “MBG = Maling Berkedok Gizi”.
Atau MBG versi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. MBG = Mas Bahlil Ganteng š„± Bahlil Lahadalia sendiri mulai menjabat sebagai Menteri ESDM sejak 19 Agustus 2024
Ada juga yang memplesetkan menjadi: MBG = Makanan Beracun Gratis.Ā
Kelihatannya singkatan ini banyak dipakai netizen di luar sana. Ya lihat saja berita media yang viral. Sudah banyak orang, terutama para pelajar, yang diduga telah keracunan selesai mencicipi MBG.
HAL LUCU DARI PROGRAM MBG
Ada beberapa hal yang lucu dari program MBG (Makan Bergizi Gratis) atau pelesetannya mencakup berbagai reaksi kocak di media sosial (medsos).
Misalnya soal tingkah laku dan singkatan lucu dari MBG. Salah satunya bagaimana reaksi siswa yang kocak.
Reaksi Siswa: Banyak momen viral memperlihatkan tingkah laku lucu anak-anak sekolah saat menerima atau “panen” paket MBG, mulai dari berjoget gembira, makan dengan lahap, hingga bertingkah ala tamu kondangan di hajatan.
Pelesetan Singkatan Kreatif: Di media sosial, singkatan MBG sering diplesetkan secara jenaka oleh warganet, seperti MBG = “Makan Bikin Gurih” alih-alih arti aslinya yaitu Makan Bergizi Gratis.
Pilihan populer dan lucu: MBG = Muka Biasa Ganteng,Ā MBG = Makan Bareng Gembira, MBG = Mantan Belum Ganteng.
Variasi romantis untuk pacar: MBG = My Baby Girl, MBG = My Beautiful Girl, MBG = Mas Bikin Galau, MBG = Manis Buat Gue.
Versi video Tiktok dan YouTube:Ā Hal yang lucu dan kocak dari program MBG dari tingkah laku para siswa hingga pelesetan singkatan di media sosial. Klik videonyaš
@geraldvincentt Jujurrr MBG itu bagus apa engga? #MakanBikinGurih #EnaknyaAdaGaruda #GarudaPilus #GarudaDiDadaku
Menu Unik Lewat Catatan:Ā Ada kejadian menggemaskan di salah satu sekolah di Medan di mana para siswa secara diam-diam menyelipkan secarik kertas berisi “request” menu makanan.
Seperti chicken steak, chicken burger, hingga spaghetti lengkap dengan sayur bayam dan susu, yang akhirnya malah ditanggapi dan dipenuhi! BACA DI SINI
MBG dalam percintaan: MBG = My Beautiful Girl, pilihan panggilan sayang yang lebih romantis dari “Babe” atau “Darling” untuk pacar Anda di tahun 2026. Juga ada singkatan dari SPPG = So Pretty Perfect Girl.
PROGRAM MBG UNTUK SIAPA SAJA?Ā
Seperti telah kita ketahui bersama, MBG sendiri adalah singkatan dari āMakan Bergizi Gratisā, yaitu program nasional yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto pada tahun 2025.
Program MBG mulai dilakukan secara bertahap di seluruh Indonesia pada 2 Januari 2025.
Sebagai informasi sebelumnya, total anggaran APBN untuk program tersebut, dialokasikan untuk tahap pertama mencapai Rp71 triliun.
Namun jika anak sekolah libur, Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan bahwa program MBG tetap berjalan selama masa libur sekolah guna memastikan pemenuhan gizi bagi seluruh peserta didik dan kelompok rentan tidak terhenti.
Program MBG ini bertujuan untuk memberikan makanan bergizi secara gratis kepada anak-anak sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui di seluruh Indonesia.
Antara lain, peserta didik pada jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah di lingkungan pendidikan umum, pendidikan kejuruan, pendidikan keagamaan, pendidikan khusus, pendidikan layanan khusus, dan pendidikan pesantren. Balita atau anak usia di bawah lima tahun. Ibu hamil, Ibu menyusui.
Selain itu, menjadi prioritas penerima MBG juga diberikan untuk mendukung tumbuh kembang di periode emas, siswa dari daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).
Adapun daerah 3T yang dimaksud, adalah merujuk pada wilayah-wilayah di Indonesia yang menghadapi tantangan dalam pembangunan, ekonomi, dan aksesibilitas dibandingkan daerah lain.
Tujuan utama dari Program MBG ini, seperti sering disampaikan dalam pidato Presiden Prabowo Subianto, adalah untuk mengurangi angka malnutrisi dan stunting yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia.
Khususnya pada kelompok rentan meliputi balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.
BERAPA GAJI KARYAWAN MBG?
Dari penjelasan artikel di atas dapat diketahui bahwa gaji karyawan MBG ternyata bervariasi, mulai dari:
Rp2.000.000 untuk posisi operasional, Rp6.400.000 untuk posisi kepala SPPG, Rp3.500.000 – Rp6.000.000 untuk posisi ahli gizi, dan Rp5.000.000 untuk posisi akuntan.
Sementara untuk Program MBG akan disesuaikan dengan jadwal sekolah masingāmasing. Sekolah yang beroperasi lima hari dalam seminggu akan menerima MBG selama lima hari.
Sedangkan sekolah yang beroperasi enam hari (termasuk Sabtu) di daerah pengecualian akan tetap menerima MBG enam hari.
Selain itu, guru sekolah juga dapat MBG. Seperti dikutip RRI.CO.ID, program MBG resmi diperluas tidak hanya bagi siswa, tetapi juga guru dan tenaga pendidik.
Kebijakan ini dalam Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 bertujuan mendukung kesehatan serta kesejahteraan pendidik sebagai penggerak utama proses pembelajaran di sekolah.
BERAPA MODAL MENJADI MITRA MBG ?
Berapa modal untuk menjadi Mitra MBG? Fakta tentang biaya investasi dam pembiayaan Mitra SPPG dalam program MBG, diawali dengan proses seleksi ketat dan wajib memiliki kesiapan modal Rp 2,5ā6 miliar.
Pertanyaannya kemudian, berapa keuntungan dapur MBG per hari?;Tiap dapur MBG mendapat insentif Rp6 juta per hari untuk memenuhi standar fasilitas BGN.
Dana ini tetap dibayarkan meski dapur libur atau berhenti beroperasi sementara, dengan total mencapai Rp1,87 miliar per tahun per Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Berapa porsi jatah dapur MBG?
Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan batas maksimal porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 3.000 porsi per dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Berapa karyawan yang dibutuhkan untuk dapur MBG?
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka lapangan kerja baru di Indonesia. Disebutkan Badan Gizi Nasional (BGN), dari satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dibutuhkan 47 orang relawan dapur.
Kerja dapur MBG dari jam berapa?
Tenaga kerja di dapur MBG dibagi menjadi beberapa shift, mulai dari tim persiapan di jam 16.00, tim dapur utama di jam 01.00, tim pemorsian yang bekerja dini 04.00, terakhir tim pencucian wadah di jam 16.00.
Berapa keuntungan dapur MBG ?
Tergantung volume produksi dan harga jual, tetapi margin bersih biasanya berkisar Rp2.000 hingga Rp3.000 per porsi.
Berikut adalah video yang memperlihatkan berbagai momen dan tingkah lucu seputar penerima program MBG – Makan Bergizi Gratis:
https://vt.tiktok.com/ZSqPdNby2/
MASYARAKAT SIPIL DEMO MBG
Di kesempatan terpisah, kelompok masyarakat yang menamakan diri Koalisi Masyarakat Sipil MBG Watch (Pemantau Makanan Bergizi Gratis) menggelar aksi simbolik doa bersama.
Hal itu dilakukan di depan Kantor Badan Gizi Nasional (BGN), Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat 11 September 2026 sore.
Perwakilan MBG Watch, Galau D Muhammad, menyebut aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas untuk para korban keracunan program MBG di seluruh Indonesia.
“Sekaligus mendesak pertanggungjawaban dari negara,” kata Galau seperti dikutip Kompas.com, Jumat.
Ia pun berjanji jika ada keluarga korban keracunan yang ingin menuntut, MBG Watch bersama koalisi masyarakat sipil siap memberikan bantuan pendampingan hukum.
Terlepas ada aksi demo atau tidak, kita semua terutama pembaca blog saya www.nurterbit.com ini, berharap semoga ke depan akan ada perbaikan.
Minimal akan menjadi bahan pertimbangan bagi Presiden Prabowo Subianto atas MBG yang menjadi program andalannya. Termasuk hal-hal yang “Lucu Dari MBG Dan Reaksi Kocak Di Media Sosial”. Sekian dan terima kasih.
Salam : Nur Terbit
* Tulisan hari kedua puluh tujuh (ke-27) Sabtu 12 September 2026, untuk Lomba Blog Tema Kemerdekaan digelar oleh Wijaya Kusumah (Omjay) ā https://wijayalabs.com








