Kuliner

Mencicipi Barobbo, Bubur Jagung Khas Makassar

Barobbo atau bubur jagung khas Makassar (foto : Nur Terbit))
Barobbo atau bubur jagung khas Makassar (foto : Nur Terbit))
Written by nurterbit

Meski sudah tinggal berpuluh tahun di rantau — seperti Jakarta nan jauh dari kampung — tapi selera dan cita rasa sebagai orang Makassar, Sulawesi Selatan tidak bisa hilang begitu saja. Sesekali perlu menu sahur ramadhan yang sedikit “ndeso”.

Maka pilihan jatuh pada BAROBBO, kuliner khas berupa bubur jagung gaya Makassar. Sepintas mirip dengan bubur Manado. Sederhana dan murah-meriah. Bedanya, Barobbo plus ikan asin dan sambel terasi.

Untungnya isteri tercinta (cieh..) Bunda Sitti Rabiah, masih punya kumpulan resep, terutama resep warisan leluhur. Apalagi dia memang hobi “ngutak-ngatik” peralatan dapur. Maka di sanalah “nasi koboi” ini diracik.

“Anggaplah ini adalah salah satu upaya meningkatkan nafsu makan saat santap sahur..,” kata saya, memberi semangat kepada sang istri, biar bakat memasaknya tersalurkan. Hasilnya, ya cukup maknyous….

Berikut bahan baku dan cara pembuatannya.

Bahan :

Beras, kangkung, bayem, jagung, labu kuning, kacang panjang, daun kemangi, daun kacang panjang.

Barobbo dipadukan dengan sambal terasi ditambah daun kemangi, tomat, rawit, terasi dan ikan asin (foto : Nur Terbit).

Cara membuatnya :

Mula-mula beras direbus dengan jagung sampai empuk. Setelah jadi bubur, lalu diturunkan kemangi dan daun lainnya. Jangan lupa pakai garam secukupnya.

Biar menyantapnya “nendang” di lidah, padukan dengan sambal terasi ditambah daun kemangi, tomat, rawit, terasi. Setelah siap disajikan, lebih pas lagi jika dikolaborasikan dengan ikan asin. Dijamin maknyous….

Selamat mencoba…
(Nur Terbit)

2 Comments

Leave a Comment